Hey You!

My photo
Jakarta, Indonesia
a sucker for city lights.

Sunday, January 18, 2009

Try This Game!

wets, sekarang gue jadi ratu blog nih. Sehari bisa 2 ampe 3 kali blogging, maklum baru punya KONEKSI INTERNET. Asiiiiik, I loveyou deh kantor papa mmuah mmuah mmuah. Makasih ya GlobeTrotter - Indosat m2 unlimited access gratisnya hihihihiiiii.

Kenapa judulnya Try This Game? Because I wanna offer you a very interesting game, a cheap one dan no limits of player. What kind of game it is? Let me tell you then.

First of all....siapa yg udah baca buku ini?

ini buku karangan Jerry Spinelli, judulnya Star Girl. Atau Stargirl. Whatever, tapi yang jelas kira-kira ceritanya tentang seorang anak perempuan eksentrik yang muncul di SMU Mica, di sebuah negara bagian Amerika Serikat yang sangat biasa-biasa saja. Yang jelas cerita ini bikin lo sadar betapa individualis gaya hidup kita kini, kalo dibandingkan dengan Stargirl yang sangat tidak individualis dan polos.

Ada salah satu game yang dimainkan oleh Stargirl dan tokoh utamanya ( Leo Borlock) di buku ini, yaitu saat kencan pertama mereka. Yaitu mengikuti orang-orang di sebuah mal dan berusaha menebak kartu apa yang mereka butuhkan. Buat beberapa orang pasti itu cuma mainan ga jelas, tapi believe me it helps you to give more attention to your surrounding.

Tadi ketika gue lagi jalan di sebuah mal deket rumah bareng keluarga, ada beberapa keluarga yang gue perhatikan dan menurut gue ini unik, sangat ngga biasa.

1. Trendy Mom
Ya, trendy mom. Tadi gue bertemu sebuah keluarga kecil yang sweet banget. Ibunya masih muda dan cantik, tebakan gue ga lebih dari 28 tahun. Di sampingnya, suaminya yang lumayan ganteng menggandeng seorang anak perempuan berponi lurus yang cute abis. Yang menarik adalah nyokapnya. Dia terlihat keibuan, telaten ngurusin si little princesa itu dan stylish di saat yang sama. Dia make harem pants jumpsuit kotak-kotak merah-putih sama kardigan item dan flat sandals. And guess what...she looks gorgeous. Rambutnya asimetris sebahu tapi ngga norak. Ilang sudah bayangan ibu-ibu besar keringetan yang ngomel-ngomel sambil ngegendong anaknya. It's sweet, you know.

2. Sweet Papa
Kenapa gue berani sebut 'orang ini' Sweet Papa? Karna kenyataannya memang sangat sweet untuk dilihat. Jadi ada (lagi-lagi) keluarga kecil, masih cukup muda tapi lebih tua dari pasangan yang di atas tadi. Mereka punya anak balita yang masih digendong, gue ngga liat mukanya tapi dari bajunya keliatannya itu bayi yang super-cute, make semacem overall jeans gitu. Nyokapnya biasa aja, ngga cantik-cantik amat, pakaiannya juga biasa. Yang menarik adalah The Papa. Suaminya itu bertubuh gede, a la tentara atau polisi, tegap dan tinggi serta berotot. But.......dia make gendongan bayi di punggungnya. IT'S SOOOOOO SWEEEEEET. Sangat kontras, dia cuek aja make gendongan bayi Winnie The Pooh keliling mal sambil ngegandeng istrinya itu. Gue jadi inget suatu acara yang meliput kepulangan TNI dari manaaaaa gitu lupa, dan itu sangat-sangat mengharukan. Gue ampe mau nangis ngeliat tentara-tentara itu yang tadinya keliatan-angker, langsung berubah jadi sangat lembut pas memeluk istrinya atau ngegendong anaknya.

3. Weird Family
Hari ini kebetulan gue belanja ke sebuah supermarket, dan entah kenapa(mungkin takdir) selalu barengan dengan sebuah keluarga yang....ANEH. Buat gue sih aneh, ngga tau deh buat lo. Terdiri dari 4 orang yang jelas-banget-hubungan-darahnya, bokapnya pendek gempal, anaknya dua cowok gendut rewel, dan ibunya rada gendut, cuek aja kelayapan sementara bapaknya ngomelin anak-anaknya yang lari-larian. Tapi ada satu orang lagi, cewek sekitar 13 taun-an, tinggi kurus. Dimata gue dia sama sekali ngga terlihat seperti pembantu, dan gue sempet denger dia manggil ibu-ibu itu dengan 'Tante'. Mungkin sodara? Who knows, tapi keanehannya baru dimulai. Saat gue lagi nyari plain crackers buat dirumah, di sebelah gue bapak-bapak itu lagi sibuk milih-milih Good Time apa Oreo, sibuk mikir sendiri sambil nimbang-nimbang dan akhirnya diambil dua-duanya. Gue masih ga mikir apa-apa, sampai seorang anaknya nyamperin dan minta dibeliin Cheetos, dan gue kaget aja pas denger bokapnya malah ngebentak dan bilang ' Kalian nih bikin malu aja, bikin ribut kalo gitu lain kali ga usah ikut aja. Minta dibeliin chiki lagi, dasar kalian ini'. Anaknya sih tetep nyengir, ga ngerti kali. Trus cewek umur 13 tahun itu nongol bawa keranjang yang isinya baru Oreo, Good Time dan merek pembalut wanita. Wew, menurut gue agak gimanaaaaaaaaaaa gitu ya, menurut pandangan gue alangkah baiknya jika si bokap membelikan Cheetos-- mahalan Good Time malah. Atau at least bokapnya ga usah beli cemilan juga, karena jika gue jadi si anak yang gue pikirkan adalah : Papaku egois sekali. Trus si ibu juga diem aja, sibuk milih-milih kosmetik dan sabun-sabun gitu. Dan pas kita mau bayar, sekali lagi barengan dan si cewek-13-tahun itu mendadak diperlakukan seperti pembantu....merangkap babysitter. Disuruh bawa semua belanjaan, dibentak-bentak dan disuruh ngejagain dua anak tuyul kebanyakan makan yang hiperaktif. Sementara sang ayah dan sang ibu sibuk ngeliatin koper-koper mahal di toko sebelah. Well, I hope all the best for that family.

Yaaaaaaa....abis.
Cuma segitu hasil pandangan mata hari ini. Next time gue akan posting yang lebih menarik. Yang jelas banyak hal yang bisa kita dapet, hanya dengan membuka mata sedikit lebih lebar. Care for your environment, love your family, keep your friendship forever. Get a wonderful life!

XOXO,
Nadia

No comments: